PENGARUH METODE ENGINEERING DESIGN PROCESS (EDP) TERHADAP LITERASI EKOLOGI DAN ENVIRONMENTAL AWARENESS

Arum Sindhy Puspita, Universitas Negeri Yogyakarta
Dita Puji Rahayu, Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh metode pembelajaran Engineering Design Process (EDP) terhadap literasi ekologi peserta didik SMP pada materi pencemaran lingkungan (2) pengaruh metode pembelajaran Engineering Design Process (EDP) terhadap environmental awareness peserta didik SMP pada materi pencemaran lingkungan (3) besarnya pengaruh metode pembelajaran Engineering Design Process (EDP) terhadap literasi ekologi dan environmental awareness peserta didik secara simultan. Jenis penelitian quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini terdiri dari lima kelas VII SMP Negeri yang berlokasi di Yogyakarta. Sampel penelitian ini sebanyak 64 peserta didik yang ditentukan dengan teknik convinience sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini meliputi (1) teknik tes berupa soal pretest dan posttest kemampuan literasi ekologi, (2) teknik non-tes berupa kuisioner awal dan kuisioner akhir environmental awareness. Hasil penelitian menunjukkan: 1) penerapan metode Engineering Design Process dalam pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan dengan kriteria sangat besar terhadap kemampuan literasi ekologi siswa, (2) penerapan metode Engineering Design Process dalam pembelajaran memberikan pengaruh yang signifikan dengan kriteria besar terhadap environmental awareness siswa (3) penerapan metode Engineering Design Process dalam pembelajaran secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi ekologi dan environmental awareness siswa.

Keywords


literasi ekologi, engineering design process; environmental awarenes;s

Full Text:

PDF

References


Amrain, N., Rahman, H., & Latief, R. (2024). Diskusi kelompok sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep sains siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 12(1), 55–68.

Ardiansyah, A., & Utami, D. (2020). Peningkatan literasi ekologi melalui pembelajaran berbasis proyek pada siswa SMP. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 7(2), 45–56.

Ardianti, S. D., Wanabuliandari, S., & Saptono, S. (2017). Peningkatan literasi lingkungan melalui project based learning berbasis potensi lingkungan sekitar. Unnes Science Education Journal, 6(3), 1761–1768.

Ardoin, N. M., Bowers, A. W., & Gaillard, E. (2020). Environmental education outcomes for conservation: A systematic review. Biological Conservation, 241, 108224.

Arikunto, S. (2021). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Crawford, R. H., Ling, S. E., & O’Grady, P. (2017). Engineering design and graphics with SolidWorks 2016. Pearson Education.

Crismond, D., & Adams, R. (2012). The informed design teaching and learning matrix. Journal of Engineering Education, 101(4), 738–797.

Deke, A. A., Getahun, D. A., & Tesfaye, T. A. (2022). The effect of engineering design process on students’ problem-solving and creative thinking skills. Journal of Engineering Education Research, 27(3), 145–160.

Erdogan, M. (2009). Fifth grade students’ environmental literacy and the factors affecting students’ environmentally responsible behaviors. Doctoral dissertation, Middle East Technical University.

Fitriyani, D. (2022). Kesadaran lingkungan dan perilaku pro-lingkungan siswa SMP. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 9(1), 11–23.

Hollweg, K. S., Taylor, J. R., Bybee, R. W., Marcinkowski, T. J., McBeth, W. C., & Zoido, P. (2011). Developing a framework for assessing environmental literacy. North American Association for Environmental Education.

Jena, A. K. (2021). Effect of experiential learning strategy on environmental awareness of secondary school students. Journal of Environmental Education Research, 27(3), 345–359.

Koçoğlu, E., Tunç, T., & Demir, M. K. (2023). The effect of contextual and problem-based learning on students’ ecological literacy and critical thinking skills. Journal of Biological Education, 57(3), 345–359.

Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260.

Kirschner, P. A., Sweller, J., & Clark, R. E. (2006). Why minimal guidance during instruction does not work: An analysis of the failure of constructivist, discovery, problem-based, experiential, and inquiry-based teaching. Educational Psychologist, 41(2), 75–86.

Kusuma, H., Sari, D., & Putri, R. (2023). Project-based learning untuk meningkatkan kesadaran lingkungan siswa sekolah menengah. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 9(2), 215–227.

Lestari, S., & Hidayat, R. (2021). Pengaruh pembelajaran inkuiri terhadap literasi ekologi siswa SMP. Jurnal Pendidikan IPA, 10(3), 55–67.

Nugroho, S., Prihatin, E., & Wibowo, T. (2022). Environmental awareness pada peserta didik SMP: Kajian empiris. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 11(1), 33–45.

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2019). OECD future of education and skills 2030: OECD learning compass 2030. OECD Publishing. Retrieved from https://www.oecd.org/education/2030-project

Pratiwi, A., Rahmawati, I., & Lestari, S. (2022). Penerapan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan literasi ekologi dan kesadaran lingkungan siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(3), 245–256.

Putra, H., Santoso, A., & Ratri, M. (2023). Peningkatan kemampuan literasi ekologi melalui engineering design process. Jurnal Pendidikan IPA Terpadu, 12(2), 101–115.

Rahmawati, S., & Susanto, A. (2023). Analisis sikap peduli lingkungan siswa SMA dalam pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Pendidikan Lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan, 24(2), 112–125.

Ramadhani, R., Nasution, T., & Lubis, S. (2022). Implementasi model Engineering Design Process dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 10(2), 120–134.

Ramli, R., Lestari, S., & Widodo, A. (2020). Project-based learning untuk meningkatkan kepedulian lingkungan siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 8(4), 567–578.

Sanchez, M., & Lafuente, R. (2010). Defining and measuring environmental consciousness. Revista Internacional de Sociología, 68(3), 731–755.

Santoso, B., Widodo, A., & Putri, E. (2021). Literasi ekologi peserta didik SMP: Indikator, strategi, dan implementasi pembelajaran. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 10(3), 55–70.

Stern, P. C., Dietz, T., Abel, T., Guagnano, G. A., & Kalof, L. (1999). A value-belief-norm theory of support for social movements: The case of environmentalism. Human Ecology Review, 6(2), 81–97.

Sulaeman, N. F., Putra, P. D. A., Mineta, I., Hakamada, H., Takahashi, M., Ide, Y., & Kumano, Y. (2021). Exploring student engagement in STEM education through the engineering design process. Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA, 7(1), 1-16.

Utami, R., & Kurniawan, D. (2022). Pengambilan keputusan reflektif dalam pembelajaran berbasis proyek: Perspektif literasi ekologi. Jurnal Pendidikan Sains, 10(2), 87–96.

Widiyanti, T., Wulandari, A., & Sari, P. (2021). Engineering Design Process: Inovasi pembelajaran sains untuk abad 21. Malang: Universitas Negeri Malang Press.

Widodo, A., Rahayu, D. A., & Fitriani, N. (2021). Information integration skills in problem-based learning: Enhancing students’ problem-solving and decision-making. Journal of Physics: Conference Series, 1806(1), 012–045.

Wulandari, R., & Nugroho, S. (2021). Keterbatasan project-based learning dalam literasi ekologi: Analisis empiris. Jurnal Pendidikan Lingkungan, 10(4), 77–89.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jurnal TPACK IPA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 Our journal indexed by:


Printed ISSN (p-ISSN): - | Online ISSN (e-ISSN): 3032-7164

Creative Commons LicenseEthnomathematics Journal by https://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/ipa is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.