Peran Modal Sosial dalam Mendukung Resiliensi Siswa di SMA Negeri 2 Yogyakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengidentifikasi Bentuk Modal Sosial di SMA Negeri 2 Yogyakarta; 2) Mengetahui profil resiliensi siswa; 3) Menganalisis peran modal sosial dalam mendukung resiliensi siswa di SMA Negeri 2 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Guru Bimbingan dan Konseling, Wali Kelas, dan siswa yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan dengan model Miles, Huberman dan Saldana melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta menggunakan triangulasi untuk menguji keabsahan data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial di SMA Negeri 2 Yogyakarta terwujud dalam bentuk kepercayaan antar siswa, nilai dan norma yang diterapkan warga sekolah, jaringan sosial, kerja sama dalam kegiatan akademik maupun ekstrakurikuler, serta partisipasi aktif dalam organisasi sekolah. Modal sosial tersebut berperan penting dalam membangun resiliensi siswa, yang tampak dalam kemampuan menghadapi tekanan akademik, mengatasi konflik sosial, serta bangkit dari kesulitan pribadi dengan dukungan lingkungan sekolah. Dukungan emosional, motivasi, serta strategi adaptif yang diperoleh dari hubungan sosial di sekolah memungkinkan siswa lebih tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa modal sosial merupakan faktor kunci yang mendukung terbentuknya resiliensi siswa di SMA Negeri 2 Yogyakarta.
Kata kunci: Modal Sosial, Resiliensi Siswa, SMA Negeri 2 Yogyakarta.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.21831/sakp.v15i3.29705
Refbacks
- There are currently no refbacks.

