EFEKTIVITAS PENGGUNAAN E-MODULE DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN OPERATOR DI PERUSAHAAN FMCG

Silma Acnesya Rosyana, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
Sisca Rahmadonna, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan e-module dalam meningkatkan pemahaman operator pada proses perbaikan cutter seal di sebuah perusahaan FMCG. Ruang lingkup penelitian ini adalah 28 operator di area packing sebuah perusahaan FMCG di Gresik. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one-group pretest-posttest. Pengumpulan data menggunakan teknik tes (pre-test dan post-test) dengan instrumen pilihan ganda yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha = 0,939). Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif (N-Gain) dan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-module sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman operator. Efektivitas ini dibuktikan dengan peningkatan signifikan skor rata-rata dari 49,29 (pre-test) menjadi 89,29 (post-test), perolehan nilai N-Gain Score sebesar 0,79 (kategori ‘Sangat Efektif’), serta hasil Uji Wilcoxon yang menunjukkan perbedaan sangat signifikan (p = 0,000). Simpulan dari penelitian ini adalah e-module merupakan solusi sumber belajar yang efektif dan valid untuk menstandarisasi kompetensi teknis operator. Implikasi dari hasil ini adalah e-module disarankan untuk dapat diimplementasikan secara lebih luas di lingkungan industri sebagai sumber belajar yang fleksibel dan terstandar.

Full Text:

PDF

References


Anderson, L. W., Krathwohl Peter W Airasian, D. R., Cruikshank, K. A., Mayer, R. E., Pintrich, P. R., Raths, J., & Wittrock, M. C. (2001). Taxonomy for Assessing a Revision of Bloom’s Taxonomy of Educational Objectives.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Association for Educational Communications and Technology (AECT). (2012). AECT Standards for Professional Education Programs: Instructional Design Competencies for the 21st Century. Bloomington, IN: AECT.

Budiman, F. A., Rahayu, T., & Astuti, P. (2025). Analisis Pengaruh Efisiensi Operasional Terhadap Kualitas Produk Dalam Industri FMCG. In Business and Entrepreneurship Journal (BEJ) (Vol. https://doi.org/https://doi.org/10.57084/bej.v6i1.1689

Clark, R. C., & Mayer, R. E. (2016). e-Learning and the Science of Instruction.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Daryanto. (2013). Menyusun modul: Bahan ajar untuk persiapan guru dalam mengajar. Gava Media.

Field, A. P. . (2012). Discovering statistics using SPSS (and sex and drugs and rock “n” roll). SAGE.

Goetsch, D. L. . (2014). Quality management for organizational excellence. Pearson.

Gorbunova, A., Kapuza, A., Chen, O., & Costley, J. (2025). Rethinking pre training: cognitive load implications for learners with varying prior knowledge. Frontiers in https://doi.org/10.3389/fpsyg.2025.1628047

Hamidah, L. N., & Hasanah, F. N. (2024). Pengembangan E-module Interaktif Pada Mata Pelajaran Administrasi Jaringan di SMK. Indonesian Journal of Applied Technology, 1(3), 13. https://doi.org/10.47134/ijat.v1i3.3072

Lastri, Y. (2023). Pengembangan dan Pemanfaatan Bahan Ajar E-Modul dalam Proses Pembelajaran. Jurnal Citra Pendidikan, 3(3), 1139–1146. https://doi.org/10.38048/jcp.v3i3.1914

Okoye, R. O. (2015). Item analysis for Quality Assurance in educational assessment. Journal of Emerging Trends in Educational Research and Policy Studies (JETERAPS), 6(6), 431–435.

Pandia, V. G., & Shibab, R. M. (2024). Analisa Pengaruh Kesiapan Karyawan Terhadap Penerimaan Modul Manajemen Pelatihan Pada PT XYZ. Indonesian Journal ijcs.stmikindonesia.ac.id of Computer Science, 13(3), 4711–4726.

Polanyi, M. (1966). The Tacit Dimension. The University of Chicago Press.

Pratiwi, F. (2024). Efektivitas Penggunaan E-Modul untuk Meningkatkan Kinerja Siswa dalam Praktik Kerja Industri. https://jurnal.untan.ac.id/

Salleh, K. M., Khalid, N. H., Sulaiman, N. L., Mohamad, M. M., & Sern, L. C. (2015). Competency of Adult Learners in Learning: Application of the Iceberg Competency Model. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 204, 326 334. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2015.08.160

Sudjana. (2002). Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D.

Sembiring, E. B. (2022). Media Pembelajaran pada Pelatihan Karyawan (Studi Kasus: Penerapan Office Ergonomic di EAJP). Jurnal Pendidikan Multimedia (Edsence), 4(2), 61–74. https://doi.org/10.17509/edsence.v4i2.49258

Suryani, & Saparuddin. (2022). Efektivitas Penggunaan E-Modul dalam Meningkatkan Kemampuan Collaborative Peserta Didik pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas 10 SMAN 9 Makassar. Jurnal Pendidikan Biologi, 7. https://e-journal.my.id/biogenerasi

United Nations Industrial Development Organization. (2002). Rural enterprise development support project: Framework for the development of competency based training curricula in the garment sector of Ethiopia.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Flag Counter