KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM PEMBELAJARAN DI SD NEGERI ;PERSPEKTIF GURU DAN SISWA
Abstract
Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa dan guru telah menggunakan AI dalam pembelajaran. Guru memanfaatkan AI terutama untuk personalisasi pembelajaran dan tugas administrasi, dengan frekuensi penggunaan beberapa kali dalam seminggu. Sementara itu, siswa menggunakan AI untuk memahami materi akademik, khususnya mata pelajaran Matematika (80%). Mayoritas guru dan siswa menilai AI sangat membantu dalam proses belajar mengajar. Meskipun demikian, terdapat kendala, di mana 40% siswa mengalami kesulitan teknis saat menggunakan AI.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah AI telah berhasil terintegrasi sebagai alat bantu yang efektif untuk meningkatkan efisiensi guru dan pemahaman konsep siswa. Rekomendasi penelitian menekankan perlunya pendampingan guru, penerapan pendekatan terstruktur, dan penguatan kebijakan sekolah untuk mengoptimalkan integrasi AI, terutama dalam mengatasi kendala teknis pada siswa.
Kata kunci: kecerdasan buatan AI, pembelajaran, teknologi pendidikan, SD Negeri 23 Tual,AI
Full Text:
PDFReferences
Buku Teks
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Gronlund, N.E. & Linn, R.L. (1990). Measurement and evaluation in teaching. (6th ed.). New York: Macmillan.
Holmes, W., Bialik, M., & Fadel, C. (2019). Artificial Intelligence in Education: Promises and Implications for Teaching and Learning. Boston: Center for Curriculum Redesign.
Lickona, T. (2012). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books.
Luckin, R., Holmes, W., Grifiths, M., & Forcier, L. B. (2016). Intelligence Unleashed: An Argument for AI in Education. London: Pearson.
Tilaar, H. A. R. (2009). Pendidikan Karakter dan Lingkungan Hidup. Jakarta: Rineka Cipta.
Buku Teks yang Dirangkum oleh Editor
Sofian Effendi. (1982). Unsur-unsur penelitian ilmiah. Dalam Masri Singarimbun (Ed.). Metode penelitian survei. Jakarta: LP3ES.
Buku Terjemahan
Daniel, W.W. (1980). Statistika nonparametrik terapan. (Terjemahan Tri Kuntjoro). Jakarta: Gramedia.
Jurnal Ilmiah
Pritchard, P.E. (1992). Studies on the bread-improving mechanism of fungal alpha-amylase. Journal of Biological Education, 26(1), 14-17.
OECD. (2018). The Future of Education and Skills 2030. OECD Education Working Paper No. 172. Paris: OECD Publishing.
Prosiding Seminar
Paidi. (2008). Urgensi pengembangan kemampuan pemecahan masalah dan metakognitif siswa SMA melalui pembelajaran biologi. Prosiding Seminar dan Musyawarah Nasional MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta, 30 Mei 2008. Yogyakarta: UNY.
Disertasi (Tidak Dipublikasikan)
Slamet Suyanto. (2009). Keberhasilan sekolah dalam ujian nasional ditinjau dari organisasi belajar. Disertasi (tidak dipublikasikan). Jakarta: Universitas Negeri Jakarta.
Sumber Internet
White, H. (2007). Problem-based learning in introductory science across disciplines. Diakses tanggal 27 Maret 2007 dari [tautan situs web disini].
Dokumen Internal Sekolah
SD Negeri 23 Tual. (2025). Profil Sekolah, Visi, Misi, dan Kegiatan Mutu Pendidikan. Tual: Dokumen internal.
SD Negeri 23 Tual. (2025). Sarana dan Prasarana Sekolah serta Program Green School dan Sanitasi. Tual: Dokumen internal.
Data Primer (Hasil Wawancara)
Siswa Kelas 5 dan 6 SD Negeri 23 Tual. (2025). Wawancara mengenai pengalaman menggunakan AI di sekolah. Tual: SD Negeri 23 Tual (Data primer).
Guru wali kelas 5& 6 SD Negeri 23 Tual. (2025). Wawancara mengenai pengalaman menggunakan AI di sekolah. Tual: SD Negeri 23 Tual (Data primer).
DOI: https://doi.org/10.21831/sakp.v15i3.27244
Refbacks
- There are currently no refbacks.

