Penggunaan Gawai pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK ABA se-Kemantren Tegalrejo

Anggita Salma Dwi Ranjani, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan gawai pada anak usia 4-6 tahun di TK ABA se-Kemantren Tegalrejo, mencakup aplikasi yang digunakan, aturan, frekuensi dan durasi penggunaan, kendala orang tua dalam menerapkan aturan, serta dampak positif dan negatif penggunaan gawai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif jenis survei, dengan 157 orang tua dari TK ABA Karangwaru, TK ABA Kricak Kidul, dan TK ABA Tegalrejo sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan angket melalui Google Form. Uji validitas menggunakan validitas isi yaitu pengujian kelayakan instrumen oleh ahli dan dibuktikan dengan perhitungan rumus Aiken’s V. Hasil penelitian ini menunjukkan YouTube sebagai aplikasi yang sering diakses oleh anak. Sebanyak 89,8% orang tua menerapkan aturan penggunaan gawai. Kendala terbesar orang tua dalam menerapkan aturan yaitu kesibukan orang tua. Anak menggunakan gawai setiap hari dengan durasi 30–60 menit. Penggunaan gawai menimbulkan lebih banyak dampak negatif dibandingkan dampak positifnya. Gawai memberikan manfaat sebagai media belajar, namun juga menimbulkan ketergantungan.


Full Text:

Untitled PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.