Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemberdayaan perempuan, hasil pelaksanaan pemberdayaan perempuan, faktor penghambat pemberdayaan perempuan KWT Sri Kanthil. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian pemberdayaan perempuan melalui KWT Sri Kanthil terdiri dari, ketercapaian tujuan dari segi manfaat anggota memiliki keterampilan, anggota mampu membuka peluang usaha, anggota KWT menjadi lebih aktif berpartisipasi pada kelompok, perbaikan peran dan status anggota KWT mampu mengembangkan peluang usaha, dari segi kemandirian anggota KWT pada bidang produksi/pengolahan hasil tani, bercocok tanam, dan pengolahan. Faktor penghambat dan cara mengatasi, faktor penghambat meliputi: rendahnya kesadaran anggota, ketersediaan peluang pasar, kurangnya motivasi, diperlukan revitalisasi kepengurusan, dan cara mengatasi meliputi: mencari peluang dibidang pemasaran, memberikan motivasi kepada anggota KWT Sri Kanthil, manajemen diri, peningkatan kesadaran, dan keterampilan, mobilisasi sumber daya, pembangunan dan pengembangan jejaring
Keywords
Pemberdayaan Perempuan KWT Sri Kanthil, Kelompok Wanita Tani
Malik,A.,&Dwiningrum,S.(2014).Keberhasilan Program Desa Vokasi Terhadap Pemberdayaan Masyarakat di Desa Gemawang Kabupaten Semarang. JPPM (jurnal pendidikan dan pemberdayaanmasyarakat,1(2),124135.doi:https://doi.org/10.21832/jpm.v1i2.2683
H.A.R Tilaar (2009). Kekuasaan dan Pendidikan: Manajemen Pendidikan Nasional dalam Pusaran Kekuasaan. Jakarta: Rineka Cipta.
Suryana, (2013). Kewirausahaan Pendekatan Karakteristik Wirausaha Sukses. Jakarta:Kencana Prenada Media Group
Zubaedi, (2012). Pendidikan Berbasis Masyarakat, Upaya Menawarkan Solusi terhadap Berbagai Problem Sosial.Yogyakarta:Pustaka Pelajar