Ketercapaian Standar Fasilitas Belajar yang Lebih Aman pada Program SPAB di SD Panggang
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan ketercapaian standar fasilitas belajar yang lebih aman program SPAB di SD Panggang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif evaluatif pendekatan mixed methods dengan strategi eksplanatoris sekuensial. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampel jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan kuisioner. Keabsahan data menggunakan validasi internal, triangulasi teknik, dan triangulasi sumber. Analisis data kuantitatif menggunakan perhitungan rumus persentase menurut Sugiyono, sedangkan analisis data kualitatif menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketercapaian fasilitas belajar yang lebih aman pada program SPAB di SD Panggang Bambanglipuro sudah tercapai di setiap aspeknya. Akan tetapi, masing-masing aspeknya masih memiliki kesenjangan. Kesenjangan yang terjadi tidak terlalu besar, tetapi tetap mempengaruhi ketercapaian fasilitas belajar yang lebih aman. Perlu adanya upaya dari SD Panggang untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan kesenjangan yang ada supaya fasilitas belajar yang aman pada program SPAB dapat tercapai sepenuhnya.
Kata Kunci: evaluasi program; discrepancy; fasilitas belajar yang lebih aman
Full Text:
PDFReferences
Amri, A., Eng, B., Haynes, K., Bird, D. K., & Ronan, K. (2015). Challenges in implementing disaster risk reduction education: Views from the frontline in Indonesia. Macquarie University.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2023). Rangkuman Bencana Tahun 2023. https://gis.bnpb.go.id/arcgis/apps/sites/#/public/pages/bencana-besar-tahun-2023
Frege, I. A., Bradshaw, S., Dijkzeul, D., Funke, C., & Kienzl, P. (2023). World Risk Report 2023.
Hafida, S. N. H. (2018). Urgensi Pendidikan Kebencanaan bagi Siswa sebagai Upaya Mewujudkan Generasi Tangguh Bencana. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 28(2), 1–10.
Khafifah, T. N., & Wijayanti, T. A. (2023). Efektivitas Program SPAB terhadap Pengetahuan Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Api pada Peserta Didik SMP se-Kecamatan Pakem. SOCIAL STUDIES, 8(3).
Lantu, Aswad, S., Fitriani, & Marjiyono. (2018). Pemetaan Wilayah Rawan Bencana Gempa Bumi Berdasarkan Data Mikrotremor dan Data BOR. Jurnal Geocelebes, 2(1), 20–30.
Qoriandani, M., & Pambudi, D. I. (2020). Implementasi Sekolah Siaga Bencana pada SD Unggulan Aisyiyah Bantul. Elementary School: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Ke-SD-An, 7(2), 247–253. https://doi.org/10.31316/esjurnal.v7i2.753
Republik Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007, tentang Penanggulangan Bencana.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Suharsimi, A. (1989). Manajemen Penelitian. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Susanti, R., Sari, A., Milfayetty3, S., Dirhamsyah, M., Ilmu, M., Program, K., Universitas, P., Kuala, S., & Aceh, B. (2014). Hubungan Kebijakan, Sarana dan Prasarana dengan Kesiapsiagaan Komunitas Sekolah Siaga Bencana Banda Aceh. Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 8(1), 42–49.
DOI: https://doi.org/10.21831/sakp.v14i1.22030
Refbacks
- There are currently no refbacks.

