KEANEKARAGAMAN SPESIES BURUNG (AVES) DI EKOSISTEM EMBUNG TAMBAKBOYO, SLEMAN, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
Tatag Bagus Putra Prakarsa, Universitas Negeri Yogyakarta
Abstract
Burung memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi, sehingga mampu bertahan hidup di berbagai tipe habitat, termasuk area terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman dan kelimpahan jenis burung, kelompok burung berdasarkan feeding guild, kesamaan tipe habitat pada titik pengamatan, serta mengetahui jenis burung dilindungi di Embung Tambakboyo. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. teknik pengambilan sampel menggunakan Titik Hitung (point count). Pengamatan dilakukan pada bulan Maret hingga April 2023 di 3 titik pengamatan yang telah ditentukan. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis bioekologi, meliputi indeks keanekaragaman (H’), Indeks Dominansi (C), Kemerataan jenis (E) yang di analisis menggunakan Excel dan untuk Analisi Jaccard digunakan PAST versi 4.3 (Ø. Hammer, 2001). Nilai indeks keanekaragaman di ketiga Embung Tambakboyo tergolong sedang (H’=1,45), Titik 1 (inlet tambakboyo) memiliki keanekaragaman tertinggi (H’= 1,74, E= 0,83). Kemerataan tertinggi tercatat di titik 1 (inlet tambakboyo) (E= 0,835). Tercatat 6 kelompok jenis guild ditemukan di Embung Tambakboyo, dengan spesies pemakan serangga (insectivore) dan burung pemakan biji-bijian (granivore) mendominasi lokasi pengamatan (4 spesies). Tercatat semua spesies burung tidak masuk kedalam kategori dilindungi menurut Permen LHK 2018 dan masuk kedalam kategori Least Concern dalm IUCN redlist.
Full Text:
PDFDOI: https://doi.org/10.21831/kingdom.v11i2.23015
Refbacks
- There are currently no refbacks.
![]() | Kingdom: The Journal of Biological Studies by https://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/kingdom/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. |

.png)








