EFEKTIVITAS PERTUMBUHAN CACING TANAH (Eisenia fetida) PADA VERMICOMPOSTING VARIASI CAMPURAN LIMBAH PRESS MUD DAN KOTORAN GAJAH

Natallensi Deara Cheardi, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia
Suhartini -, Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia, Indonesia

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pertumbuhan cacing tanah (Eisenia fetida) pada vermikomposting variasi campuran limbah press mud dan kotoran gajah serta menentukan rasio terbaiknya. Penelitian yang dilakukan menggunakan desain penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL). Objek penelitian yaitu cacing tanah jenis Eisenia fetida muda yang dipelihara pada media campuran press mud (PM) dan kotoran gajah (KG) dengan rasio yang berbeda. Parameter yang diukur adalah pertumbuhan cacing tanah dan kualitas kompos yang meliputi unsur fisik serta unsur kimia. Data pertumbuhan cacing dianalisis menggunakan aplikasi SPSS dengan uji One Way Anova dengan uji lanjutan DMRT 5%. Data kualitas kompos dibandingkan dengan standar kualitas kompos menurut Permentan No 261 tahun 2019. Hasil menunjukkan bahwa variasi campuran antara press mud dan kotoran gajah berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan cacing tanah Eisenia fetida dan kualitas kompos. Variasi terbaik terdapat pada PM 25: KG 75 (25% press mud + 75% kotoran gajah).

Kata kunci: kotoran gajah, press mud, pertumbuhan dan Eisenia fetida


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Aladesida, A.A., Owa, S.O., Dedeke, G.A., & Adewoyin, O.A. (2014). Prospects and challenges of vermiculture practices in southwest Nigeria. African Journal of Environmental Science and Technology, 83, 185-189.

Andi, M., & Diding, L. (2013). Biologi sintesis telur. Jakarta: Graha Ilmu.

Anjang, S.E.K., Nurhadayati., Warsito, A. (2010). Komposisi nutrien (Npk) hasil vermikomposting campuran kotoran gajah (Elephas Maximus Sumatrensis) dan serasah menggunakan cacing tanah (Lumbricus Terrestris). Surabaya: Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya.

Arumsari, A.U. (2017). Pengaruh kombinasi media serbuk gergaji batang kelapa (Cocos nucifera) dan batang pohon pisang (Musa paradica) terhadap pertumbuhan dan produksi kokon cacing afrika (Eudrilus eugenieae). Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.

Brata, B. (2006). Pertumbuhan tiga spesies cacing tanah akibat penyiraman air dan pengapuran yang berbeda. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 81, 69-75.

Catalan, G.I., (1981). Earthworms : A new source of protein. Earthworm Center: Philippine.

Dharma, U.S., Rajabiah, N., & Setyadi, C. (2017). Pemanfaatan limbah blotong dan bagase menjadi biobriket dengan perekat berbahan baku tetes tebu dan setilage. Jurnal Teknik Mesin Univ. Muhammadiyah Metro, 6, 92-102.

Dominguez, J., Clive, A., Edwards., & Ashby, J. (2001). Biology and population dynamics of Eudrilus eugeniae (Kingberg) (Oligochaeta) in cattle waste solid. Jurnal Penelitian, 1-15.

Febrianti, D. (2004). Pengaruh pemupukan harian dengan kotoran ayam terhadap pertumbuhan populasi dan biomassa cacing sutra (Limnodrillus sp.). Skripsi. Fakultas Perikanan dan Kelautan. Institut Pertanian Bogor.

Ghosh, P.K., Tripathi, A.K., Bandyopadhyay, K.K., & Manna, M.C. (2009). Assessment of nutrient competition and nutrient requirement in soybean/sorghum intercropping system. European Journal of Agronomy, 31(1): 43-50.

Hanafi, Y., Yulipriyanto., & Ocatvia, B. (2014). Pengaruh penambahan air lindi terhadap laju dekomposisi sampah daun yang dikomposkan dalam vessel. Jurnal BIOEDUKATIKA, 2 (2), 28-33.

Herbert, M. (2006). Composting with worms. Cooperative Extention Service 1 – 4.

Ibrahim, K., Kurnani, B., & Juanda, W. (2017). Pengaruh nisbah C/N campuran awal kotoran spi potong dan jerami padi terhadap biomassa cacing tanah dan biomassa kascing hasil vermicomposting residu pupuk organik cair. Media Peternakan: Fakultas Peternakan. Universitas Padjadjaran.

Ismayana, A., Indrasti, N.S., Suprihatin., Maddu, A. & Fredy, A. (2012). Faktor rasio C/N awal dan laju aerasi pada proses co-composting bagasse dan blotong. Jurnal Teknologi Industri Pertanian, 22, 173-179.

Karmakar, S., Brahmachari, K., Gangopadhyay, A., & Choudhury, S.R. (2012). Recycling of different available organic waste through vermicomposting. E-Journal of Chemistry, 9, 801-806.

Kitamura, S., Yumoto, T., Poonswad, P., & Wohandee, P. (2007). Frugivory and seed dispersal by Asian elephants in a moist evergreen forest of Thailand. Journal of Tropical Ecology, 23, 373-376.

Kurnia, V.C., Sumiyati, S., & Samudro, G. (2017). Pengaruh kadar air terhadap hasil pengomposan sampah organik dengan metode open windrow. Jurnal Teknik Mesin, 6, 2.

Lazcano, C., Brandon, M.G., & Dominguez, J. (2008). Comparison of the effectiveness of composting and vermicomposting for the biological stabilization of cattle manure. Chemosphere, 72: 1013-1019.

Mashur, D.G., Muladno., & Sihombing, D.T.H. (2001). Kajian perbaikan teknologi budidaya cacing tanah Eisenia fetida Savigny untuk meningkatkan produksi biomassa dan kualitas eksmecat dengan memanfaatkan limbah organik sebagai media. Media Peternakan, 24, 28-48.

Mattjik, A., & Sumertajaya. (2000). Perancangan percobaan dengan aplikasi SAS dan Minitab. Bogor: IPB Pres.

Molina, M.J., Soriano, M.D., Ingelmo, F., & Llinares, J. (2013). Stabilisation of sewage sludge and vinasse bio-wastes by vermicomposting with rabbit manure using Eisenia fetida. Bioresource Technology, 137, 88-97.

Muksin, S., H. Endjang, M., & Firmansyah, R. (2018). Pertambahan berat badan koloni dan panjang badan cacing tanah (Lumbricus rubellus) dalam media kompos daun dan kompos kotoran gajah. Jurnal Ilmiah Respati Pertanian, 12, 795-800.

Nurwati, S.R. (2011). Pemanfaatan limbah baglog jamur sebagai media budidaya cacing Pheretima sp. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.

Pattnaik, S., & Reddy, M.V. (2012). Remediation of heavy metals from urban waste by vermicomposting using earthworms: Eudrilus eugeniae, Eisenia fetida and Perionyx excavatus. International Journal of Environment and Waste Management, 10, 284-296.

Paul, J.A., Karmegam, N., & Daniel, T. (2011). Municipal solid waste (MSW) vermicomposting with an epigeic earthworm Perionyx ceylanensis Mich. Bioresource Technology, 102, 6769-6773.

Peraturan Menteri Pertanian Nomor 261 tahun 2019 tentang Persyaratan Teknis Minimal Pupuk Organik, Pupuk Hayati, dan Pembenah Tanah.

Pursetyo, K.T., Satyantini, W.H., & Mubarok, A.S. (2011). Pengaruh pemupukan ulang kotoran ayam kering terhadap populasi cacing Tubifex tubifex. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan, 3(2).

Raphael, K., & Velmourougane, K. (2011). Chemical and microbiological changes during vermicomposting of coffee pulp using exotic (Eudrilus eugeniae) and native earthworm (Perionyx ceylanesis) species. Biodegradation, 22, 497-507.

Rifa’i, R.S. (2009). Potensi blotong (filter cake) sebagai pupuk organik tanaman tebu. Yogyakarta: LPP Yogyakarta.

Roslim, D. I., Nastiti, D.S., & Herman. (2013). Karakter morphologi dan pertumbuhan tiga jenis cacing tanah lokal Pekanbaru pada dua macam media pertumbuhan. Biosaintifika: Journal of Biology and Biology Education, 5(1), 1–9.

Rukmana, R. (2008). Budidaya cacing tanah. Yogyakarta: Kanisius.

Sen, B., & Chandra, T.S. (2007). Chemolytic and solid-state spectroscopic evaluation of organic matter transformation during vermicomposting of sugar industry wastes. Bioresour Technol, 98, 1680-1683.

SNI 19-7030-2004 tentang Spesifikasi Kompos Dari Sampah Organik Domestik.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Afabeta.

Surtinah. (2013). Pengujian kandungan unsur hara dalam kompos yang berasal dari serasah tanaman jagung manis (Zea mays saccharata). Jurnal Ilmiah Pertanian, 11(1): 16-25.

Sutanto, R. (2002). Pertanian organik: menuju pertanian alternatif dan berkelanjutan. Yogyakarta: Kanisius.

Suthar, S. (2007). Nutrients changes and biodinamics of epigeic earthworm Perionyx axcavatus during recycling of some agriculture wastes. Bioresource Technology, 98: 1608-1614.

Viljoen, S.A., & Reinecke, A.J. (1989). Life-cycle of the African nightcrawler, Eudrilus eugeniae (Oligochaeta). South African Journal of Zoology, 24(1), 27-32.

Widarti, B.N., Wardah, K.W., Edhi, S. (2015). Pengaruh rasio C/N bahan baku pada pembuatan kompos dari kubis dan kulit pisang. Samarinda: Universitas Mulawarman.




DOI: https://doi.org/10.21831/kingdom.v11i2.18239

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



Printed ISSN (p-ISSN): 2986-5328 | Online ISSN (e-ISSN): 2986-5328

Creative Commons LicenseKingdom: The Journal of Biological Studies by https://journal.student.uny.ac.id/ojs/index.php/kingdom/index is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.