PERAN GANDA PEREMPUAN PEDAGANG DI PASAR BERINGHARJO YOGYAKARTA

Agung Bimono,

Abstract


Seiring dengan perkembangan zaman, peran perempuan di masa sekarang sudah tidak
lagi dibatasi hanya dalam urusan pekerjaan rumah tangga saja, namun telah berkembang,
sehingga perempuan telah diberikan ruang untuk berperan serta dalam setiap segi kehidupan
masyarakat. Salah satu bentuk keterlibatan perempuan pada peran publik memang terlihat
sekali pada keberadaan pasar sebagai wadah yang mempertemukan para pelaku ekonomi,
terutama pasar tradisional. Bertambahnya peran perempuan di sektor publik tidak diikuti
dengan berkurangnya tanggung jawab perempuan di sektor domestik yang pada akhirnya
menimbulkan perempuan menanggung beban ganda. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui peran ganda perempuan pedagang di Pasar Beringharjo serta dampak yang
dihadapinya dalam menjalankan peran ganda di sektor domestik dan publik.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dan dijabarkan secara deskriptif dengan
sumber data dalam penelitian ini terdiri dari perempuan yang bekerja di Pasar Beringharjo.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan, wawancara terstruktur dan
tidak terstruktur. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive
sampling. Adapun validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi metode dan
analisis datanya menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dalam kegiatan ekonomi di Pasar
Beringharjo perempuan mengambil porsi yang lebih besar dari pada laki-laki. Perempuan
diposisikan sebagai pelaku utama sedangkan laki-laki hanya sebatas membantu saja, hal ini
disebabkan karena perempuan dianggap memiliki kelebihan yang dapat mendukung
aktivitasnya di pasar tradisional. Pengalaman, keberanian melakukan tawar menawar, dan
kelincahan memanfaatkan celah-celah ketidaktahuan pihak lain dianggap sebagai unsur yang
lebih menjadi penentu keberhasilan pedagang mengelola usahanya. Keterlibatan perempuan
dalam kegiatan produktifnya di Pasar Beringharjo di latarbelakangi oleh beberapa faktor
penyebab, antara lain: keinginan untuk membantu suami dalam menambah pemasukan bagi
keluarganya, peluang yang terbuka untuk semua golongan untuk bekerja di pasar tradisional,
kebutuhan untuk bersosialisasi dengan orang lain, serta kebutuhan untuk mencukupi
kebutuhan pribadinya secara mandiri tanpa menambah baban suami. Dampak peran ganda
perempuan yang berdagang di Pasar Beringharjo yaitu keluhan fisik, tekanan psikis, serta
berkurangnya waktu bagi perempuan untuk keluarganya.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/e-societas.v6i6.9125

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


eISSN: 2827-9417