ANALISIS BINGKAI KASUS KORUPSI BUPATI JEPARA DALAM MEDIA DARING JAWAPOS.COM DAN SUARAMERDEKA.COM

Ihsanul Fahmi, Universitas Negeri Yogyakarta
Chatia Hastasari, Universitas Negeri Yogyakarta

Abstract


ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembingkaian berita kasus korupsi Bupati Jepara dalam media daring JawaPos.com dan SuaraMerdeka.com selama periode Desember  2018  sampai Januari 2019.  Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kualitatif dengan metode analisis bingkai model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Objek penelitian ini adalah konten pemberitaan kasus korupsi Bupati Jepara yang diunggah antara bulan Desember 2018 sampai Januari 2019 di laman media daring JawaPos.com dan SuaraMerdeka.com. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dokumentasi   dan   studi   pustaka.   Keabsahan   data   hasil   analisis   penelitian ini   diuji menggunakan triangulasi metode atau teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) JawaPos.com lebih intens memberitakan kasus korupsi Bupati Jepara dibandingkan SuaraMerdeka.com; 2) JawaPos.com  dan  SuaraMerdeka.com  lebih  banyak  memberitakan tema proses penyidikan dibanding tema lainnya (penggeledahan, penetapan sebagai tersangka, dan berita pendukung); 3) JawaPos.com membuat konstruksi berita yang tidak memihak Bupati Jepara; serta 4) SuaraMerdeka.com membuat konstruksi berita yang memihak Bupati Jepara.

 

Kata kunci: Analisis bingkai Pan dan Kosicki, Berita kasus korupsi Bupati Jepara, JawaPos.com dan SuaraMerdeka.com

 

ABSTRACT

The goal of this research is to describe how news about corruption case of Jepara Regent are framed in online media JawaPos.com and SuaraMerdeka.com within December 2018 until Januari 2019.  This  research  use  qualitative  approach  with  framing  analysis method by Zhongdan Pan and Gerald M. Kosicki. The object of this research are news about corruption case of Jepara Regent that uploaded from December 2018 until Januari 2019 in JawaPos.com and SuaraMerdeka.com's webpage. Data collection methods of this research include documentation and directory study. Validatity of research data are tested with methodological or technical triangulation. This research show that: 1) JawaPos.com‘s media coverage about corrupction case of Jepara Regent are more intensive than SuaraMerdeka.com; 2) both JawaPos.com and SuaraMerdeka.com’s are tend to bring up investigation process theme more than the other theme (search warrant, suspect confirmation, and supporting news); 3) JawaPos.com made news framework that didn’t take Jepara Regent side; and 4) SuaraMerdeka.com made news framework that take Jepara Regent side.

 

Keywords: Framing analysis  by Pan  and Kosicki, Jepara Regent corruption  case, JawaPos.com and SuaraMerdeka.com

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21831/lektur.v3i1.16828

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Ihsanul Fahmi, Chatia Hastasari

 

Creative Commons License

Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi is published by Universitas Negeri Yogyakarta, Jl. Colombo Yogyakarta No.1, Karang Malang, Caturtunggal, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia 55281 and licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) license.

View My Stats