PERSAWAHAN DI LERENG GUNUNG SLAMET SEBAGAI IDE PENCIPTAAN LUKISAN

Ade Setiadi,

Sari


Abstrak
Tujuan penulisan ini adalah mendeskripsikan konsep, proses visualisasi, tema, teknik, dan bentuk tentang
penciptaan lukisan Tugas Akhir Karya Seni. Metode yang digunakan adalah observasi, eksperimentasi, dan
visualisasi. Observasi yaitu pengamatan secara langsung terhadap objek pesawahan dibantu dengan kamera dalam
mengambil objek, selanjutnya eksperimen dilakukan untuk mencapai hasil yang optimal melalui teknik cat minyak
dalam mengolah kompisisi. Setelah dilakukan pembahasan dan proses kreatif dapat disimpulkan: 1). Konsep
penciptaan lukisan adalah menggambarkan kesan-kesan pencahayaan secara kompleks yang jatuh pada persawahan
dan seisinya dilukisankan tanpa mendetailkan objek dengan menekankan irama garis lurus dan garis lengkung,
bidang, tekstur nyata dan warna. Penempatan proporsi objek Persawahan dibuat mendominasi dengan
memperhatikan perspektif. Adanya Pegunungan sebagai latar belakang pada setiap lukisan untuk memperjelas
bahwa lukisan berada di Perbukitan dan Pegunungan Lereng Gunung Slamet. 2). Tema penciptaan adalah keindahan
Persawahan di  Lereng Gunung Slamet. 3). Teknik yang digunakan adalah penggunaan cat minyak pada kanvas
dengan teknik  brushtroke  serta dibantu dengan peralatan pisau palet dan kuas. 4). Bentuk lukisan adalah
impresionistik, yang mengutamakan kesan sehingga penggarapan  detail diabaikan, lukisan yang dihasilkan
seluruhnya 10 buah karya yaitu Lereng Bukit Tugel  (140x90 cm), Menujukesuburan  (125x90 cm), Tanah Kosong
(95x70 cm), Langit Dan Sawah  (95x70 cm), Jerami Yang Berserakan  (95x70 cm), Hijaunya Alam  Ini 95x70 cm),
Sawah  Yang Baru Dibajak  (95x70 cm), Dipuncak  Bukit Gripit(125x90 cm),  Sawah Di Bukit Gripit (90x70 cm),
Masih Ada Jalan (90x70 cm.

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.