Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter di SMAN 2 Banguntapan
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi kebijakan pendidikan karakter melalui P5 di SMAN 2 Banguntapan serta faktor penghambat dan pendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan studi dokumen. Penelitian ini mengacu pada model implementasi kebijakan menurut Edward III. Peneliti melakukan analisis data menggunakan model analisis interaktif milik Miles, Huberman, dan Saldana dengan tiga komponen utama, yaitu 1) kondensasi data 2) penyajian data dan 3) penarikan dan verifikasi kesimpulan. Untuk menguji keabsahan data, peneliti menggunakan teknik triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil dari penelitian menunjukan komunikasi dua arah baik secara formal dan informal. Sumber daya yang mendukung, pelaksana yang berdedikasi, struktur birokrasi yang jelas, terorganisir, dan terarah. Faktor pendukung meliputi dukungan pimpinan sekolah, sikap positif guru dan siswa, komunikasi yang efektif, serta sumber daya yang memadai. Faktor penghambat yang muncul bersifat teknis seperti keterbatasan waktu, kebutuhan bahan projek tertentu, dan antusiasme yang menurun.
Full Text:
PDFReferences
Anggraini, H. Y. et al. (2025). Strategi Manajemen Kesiswaan dalam Mengatasi Degradasi Moral Melalui Program Pembinaan Siswa. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 8(1), 112-130.
Armia, M. S. (2022). Penentuan Metode dan Pendekatan Penelitian Hukum. Banda Aceh: Lembaga Kajian Konstitusi Indonesia (LKKI).
Edward III, G. C. (1980). Implementing Public Policy. Washington, D.C.: Congressional Quarterly Press.
Efendy, T. (2023). Konsep Sistem Among Dalam Pendidikan Menurut Ki Hadjar Dewantara. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2(6). 1231-1242.
Fathurrahman, F. (2020). Hakikat Nilai Hormat dan Tanggung Jawab Perspektif Thomas Lickona & Perspektif Islam (Sebuah Pendekatan Integratif-Introkonektif. Jurnal Pendidikan Islam, 5(2). 181-203.
Hendarman, H et al. (2018). Konsep dan Pedoman Penguat Karakter Tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Imania, A & Suprayitno, S. (2024). Analisis Penerapan P5(Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) Tema Kewirausahaan Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV SD Islam Darussalam Kedungrejo
Bojonegoro. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(2),
-28
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand
Oaks, CA: SAGE Publications.
Mintawati, H. et al. (2023). Sosialisasi Degradasi Moral Generasi Muda di SMAN 4 Kota Sukabumi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 532-542.
Pramesti,A et al.. (2024). Implementasi Kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 1(3), 1-8.
Rahmalia, R et al. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Melalui Metode Blended Learning Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan IPS, 6(2). 252-256.
Suwartini, S. (2018). Pendidikan Karakter dan Karakter dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Keberlanjutan. Jurnal Pendidikan Ke-Sd-an, 4(1). 220-2342.
Wahab, A.A & Sapriya, S. (2011). Teori dan Landasan Pendidikan
Kewarganegaraan. Bandung: CVAlfabeta
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif
dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan
Tambusai. 7(1). 2896-2910.
Zein, N. H & Siregar, M. F. Z. (2024). Faktor-Faktor Kenakalan Remaja pada Remaja Usia 13-15 Tahun. Jurnal of Education Research and Humaniora (JERH), 9(8), 32-42
DOI: https://doi.org/10.21831/sakp.v15i3.29124
Refbacks
- There are currently no refbacks.

