Jurnal UNY - Detail artikel

Pendidikan Matematika - S1

Edisi 3 Volume 3 bulan Oktober - November 2012

EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD) DAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 YOGYAKARTA

Penulis 1 : SITI RAHAYU (08301244055)
Penulis 2 : ELLY ARLIANI, M.Si
Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apakah metode
pembelajaran kooperatif tipe STAD dan metode pembelajaran kooperatif tipe TAI
efektif ditinjau dari hasil belajar matematika siswa pada materi keliling dan luas
segi empat. Tujuan selanjutnya adalah membandingkan antara kedua metode
pembelajaran tersebut, metode manakah yang lebih efektif ditinjau dari hasil
belajar matematika siswa pada materi keliling dan luas segi empat.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Yogyakarta
tahun pelajaran 2011/2012 meliputi kelas VII A, VII B, VII C, VII D, dan VII E
yang seluruhnya sebanyak 170 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII
A dan VII B yang masing-masing terdiri dari 34 siswa. Uji prasyarat hipotesis
dilakukan dengan uji normalitas dan homogenitas, selanjutnya dilakukan uji
hipotesis dengan menggunakan one sample t-test dan polled varian t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel berasal dari populasi yang
normal serta homogen. Kriteria ketuntasan yang ditetapkan di SMP N 4
Yogyakarta yaitu siswa dikatakan tuntas apabila telah mencapai nilai KKM 71.
Rata-rata nilai akhir yang diperoleh kelas STAD adalah 76,43 dan rata-rata nilai
akhir kelas TAI adalah 81,51. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t (one sample ttest)
diperoleh bahwa nilai thitung untuk kelas STAD adalah\001\002\003\004\005\001\001dan untuk kelas
TAI adalah\001\006\003\007\010\001\001\001sedangkan nilai ttabel adalah 1,69 terlihat bahwa kedua nilai thitung
lebih besar dari nilai ttabel maka H0 ditolak. Hal ini berarti metode pembelajaran
kooperatif tipe STAD dan metode pembelajaran kooperatif tipe TAI efektif ditinjau
dari hasil belajar matematika siswa pada materi keliling dan luas segi empat. Dari
nilai rata-rata, terlihat nilai rata-rata kelas TAI lebih besar daripada nilai rata-rata
kelas STAD jadi metode pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih efektif daripada
metode pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hal ini juga didukung dengan hasil
uji-t (polled varians t-test) diperoleh bahwa nilai thitung adalah     \003

\001 sedangkan
nilai ttabel adalah 1,67 terlihat bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel maka H0
ditolak. Hal ini berarti metode pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih efektif
daripada metode pembelajaran kooperatif tipe STAD ditinjau dari hasil belajar
matematika siswa pada materi keliling dan luas segi empat.

Kata Kunci
metode STAT, metode TAI, pembelajaran kooperatif

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan apakah metode
pembelajaran kooperatif tipe STAD dan metode pembelajaran kooperatif tipe TAI
efektif ditinjau dari hasil belajar matematika siswa pada materi keliling dan luas
segi empat. Tujuan selanjutnya adalah membandingkan antara kedua metode
pembelajaran tersebut, metode manakah yang lebih efektif ditinjau dari hasil
belajar matematika siswa pada materi keliling dan luas segi empat.
Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 4 Yogyakarta
tahun pelajaran 2011/2012 meliputi kelas VII A, VII B, VII C, VII D, dan VII E
yang seluruhnya sebanyak 170 siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII
A dan VII B yang masing-masing terdiri dari 34 siswa. Uji prasyarat hipotesis
dilakukan dengan uji normalitas dan homogenitas, selanjutnya dilakukan uji
hipotesis dengan menggunakan one sample t-test dan polled varian t-test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel berasal dari populasi yang
normal serta homogen. Kriteria ketuntasan yang ditetapkan di SMP N 4
Yogyakarta yaitu siswa dikatakan tuntas apabila telah mencapai nilai KKM 71.
Rata-rata nilai akhir yang diperoleh kelas STAD adalah 76,43 dan rata-rata nilai
akhir kelas TAI adalah 81,51. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t (one sample ttest)
diperoleh bahwa nilai thitung untuk kelas STAD adalah\001\002\003\004\005\001\001dan untuk kelas
TAI adalah\001\006\003\007\010\001\001\001sedangkan nilai ttabel adalah 1,69 terlihat bahwa kedua nilai thitung
lebih besar dari nilai ttabel maka H0 ditolak. Hal ini berarti metode pembelajaran
kooperatif tipe STAD dan metode pembelajaran kooperatif tipe TAI efektif ditinjau
dari hasil belajar matematika siswa pada materi keliling dan luas segi empat. Dari
nilai rata-rata, terlihat nilai rata-rata kelas TAI lebih besar daripada nilai rata-rata
kelas STAD jadi metode pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih efektif daripada
metode pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hal ini juga didukung dengan hasil
uji-t (polled varians t-test) diperoleh bahwa nilai thitung adalah     \003

\001 sedangkan
nilai ttabel adalah 1,67 terlihat bahwa nilai thitung lebih besar dari nilai ttabel maka H0
ditolak. Hal ini berarti metode pembelajaran kooperatif tipe TAI lebih efektif
daripada metode pembelajaran kooperatif tipe STAD ditinjau dari hasil belajar
matematika siswa pada materi keliling dan luas segi empat.

Keyword
metode STAT, metode TAI, pembelajaran kooperatif
Untuk Download silahkan terlebih dahulu

Shared

Calendar
November 2014
ASSRKJS
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30

Form Login
User
Password
Security Code
Security Code


Pencarian


Jurnal berlangganan

search.epnet.com http://infotrac.galegroup.com/itweb/ptn066 http://search.proquest.com/



Berita UNY
LAMPU HIAS DARI KACA DAN BOTOL KACA
GURT BERJAYA DI KOREA, GARUDA INDONESIA SIAP MENSPONSORI KEMBALI
TIMNAS U-19 MULAI KULIAH DI FIK UNY
PAPER INTENSIVE CLASS KMP UNY
DR. ARWAN RIFAI KEMBANGKAN MODEL PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN SMK


Twitter @JournalMhsUNY
terjadai kesalahan pada twitter coba beberapa saat lagi Follow Me (@JournalMhsUNY)