Jurnal UNY - Detail artikel

Pend. Ilmu Pengetahuan Alam - S1

Volume 2, Nomor 2, Maret - April 2013

PERBEDAAN METODE DEMONSTRASI DAN EKSPERIMEN PADA PEMBELAJARAN IPA TERPADU DITINJAU DARI MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMP KELAS VIII

Penulis 1 : RINA KURNIATI M (07312241044)
Penulis 2 : Dr. Insih Wilujeng
Penulis 3 : Ekosari Roektiningroem, MP.
Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode demonstrasi dan
metode eksperimen pada pembelajaran IPA terpadu ditinjau dari motivasi dan prestasi belajar
siswa SMP kelas VIII. Pembelajaran IPA terpadu dengan menggunakan metode eksperimen
maupun demonstrasi diharapkan menjadi alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan
prestasi belajar serta memotivasi siswa. Kedua metode tersebut mengacu pada karakteristik
IPA yaitu pengetahuan yang diperoleh dengan metode ilmiah untuk menghasilkan suatu
penjelasan sebuah gejala yang dapat dipercaya.
Subjek penelitian ini yaitu siswa kelas VIII MTs Negeri Triwarno Kutowinangun
Kabepaten Kebumen. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian quasi eksperiment dengan
teknik pemilihan sampel menggunakan randomized cluster sampling. Penelitian ini dilakukan
dengan menerapkan 2 metode pembelajaran, yaitu metode eksperimen pada kelas eksperimen
I dan metode demonstrasi pada kelas eksperimen II. Teknik analisis data yang digunakan
untuk mengetahui perbedaan metode demonstrasi dan metode eksperimen pada pembelajaran
IPA terpadu ditinjau dari motivasi dan prestasi belajar siswa adalah dengan uji independent
sample T-test. Untuk mengetahui peningkatan masing-masing kelas digunakan rumus gain
ternormalisasi (N-Gain) yaitu membandingkan skor pretest dan posttest.
Hasil uji t untuk motivasi belajar IPA kelas eksperimen I dan eksperimen II
menunjukkan perbedaan yang signifikan, dengan nilai t hitung = 2,164. Uji t pada data prestasi
belajar atau kemampuan kognitif antara kelas eksperimen I dan kelas eksperimen II juga
menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai t hitung = 2,524. Analisis deskriptif
menunjukkan nilai mean kelas eksperimen I untuk data motivasi belajar IPA sebesar 86,70
dan mean data prestasi belajar 68,33, lebih kecil dari kelas eksperimen II dengan mean data
motivasi belajar IPA sebesar 91,54 dan mean data prestasi belajar 77,50. Perhitungan
peningkatan prestasi belajar pada masing-masing kelas menggunakan rumus gain
ternormalisasi menunjukan rata-rata skor gain pada kelas eksperimen I jauh lebih tinggi yaitu
0,45 dibandingkan dengan kelas eksperimen I yang hanya 0,25. Hal tersebut menunjukkan
adanya perbedaan motivasi belajar dan prestai belajar IPA antara kelas yang menggunakan
metode demonstrasi dan kelas yang menggunakan metode eksperimen

Kata Kunci
eksperimen, demonstrasi, motivasi belajar, prestasi belajar

Abstract

This study aims to determine the difference between the experimental and
demonstration method on integrated science study reviewed from motivation and student
achievement of junior high school class VIII. Integrated science learning using experimental
or demonstration is expected to be an alternative learning can improve learning achievement
and motivate students. Both methods were based on the characteristics of science is
knowledge gained by scientific methods to produce an explanation of a phenomenon that can
be trusted.
The population in this study were eighth grade students of MTs Triwarno
Kutowinangun Kebumen. This study belongs to the quasi-experimental study with a sample
selection technique using randomized cluster sampling. The research was carried out by
applying two methods in teaching, the experimental method in experimental class I and
demonstration method on experimental class II. The data analysis technique that used to
determine differences in experimental and demonstration method on integrated science study
reviewed from motivation and learning achievement of students is the test of independent
sample T-test. The formula normalized gain(N-Gain) is used to determaine the increase of
each class by comparing pretest and posttest scores.
The T-Test result for learning motivation science experiment I and experiment II class
showed the significant differences, with the value of t = 2.164. The T-test result on academic
achievement or ability cognitive between the class I and class II experimental showed a
significant difference with the value of t = 2.524. Descriptive analysis of the value from the
average motivation to learn science class using experimental learning methods is 86.70 and
the average value of learning achievement showed the value of 68.33. While classroom
demonstration using an average value for the motivation is 91, 54 and the average value of
learning achievement is 77.50. Calculation increased learning achievement in each class
using normalized gain formula shows the average score gain in class II experimental is
higher than class II experimental, it is 0,45 in class I experimental and 0,25 in class I
experimental. This shows the difference in learning achievement and learning motivation in
science class I and class II experimental

Keyword
experiment, demonstration, learning motivation, learning achievement
Untuk Download silahkan terlebih dahulu

Shared

Calendar
November 2014
ASSRKJS
1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30

Form Login
User
Password
Security Code
Security Code


Pencarian


Jurnal berlangganan

search.epnet.com http://infotrac.galegroup.com/itweb/ptn066 http://search.proquest.com/



Berita UNY
WORKSHOP RUMPUNISASI KEAHLIAN DOSEN
FMIPA UNY GELAR SEMINAR HASIL PENELITIAN DAN PPM
DR. OFIANTO TELITI MODEL PENILAIAN HISTORICAL THINKING
AKU DAN PILIHAN KARIRKU
TALKSHOW BERSAMA SETYAWAN TIADA TARA


Twitter @JournalMhsUNY
terjadai kesalahan pada twitter coba beberapa saat lagi Follow Me (@JournalMhsUNY)