Jurnal UNY - Detail artikel

ADINEGARA

Vol Jul, No 1 (2015)

DAMPAK TATA KELOLA TAMAN NASIONAL KOMODO TERHADAP PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL

Penulis 1 : THOMAS DIDIMUS JOSEN (11417144041)
Penulis 2 : Lena Satlita, M.Si.
Abstrak


Penelitian ini bertujuan untuk menggali berbagai persoalan tata kelola
Taman Nasional Komodo yang gagal memberi dampak bagi pembangunan
masyarakat lokal.Pemerintahan berdaulat gagal untuk mengatur berbagai
kepentingan para stakeholder dan membangun kemandirian ekonomi masyarakat
lokal.
Peneliti menggunakan metode deskripsitif kualitatif. Teknik pengumpulan
data cara wawancara, observasi partisipatoris, dan dokumentasi. Penelitian ini
berlangsung selama dua minggu di Desa Komodo, Kecamatan Komodo,
Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.Instrumen penelitian adalah
peneliti sendiri. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik
analisis data induktif.Peneliti merupakan instrumen penelitian. Triangulasi sumber
dipilih sebagai teknik keabsahan data. Teknik analisis yang digunakan meliputi
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menunjukan bahwa tata kelola Taman Nasional Komodo
mengadopsi sistem multistakeholders. Pemegang hak utama atas tata kelola taman
Nasional tersebut adalah Balai Taman Nasional Komdo sebuah UPTD di bawah
Kementerian Kehutanan. Penyelenggara jasa transportasi, tourguide, penjual
cinderamatadan masyarakat lokal.Kemandirian ekonomi, kesejahteraan,
pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, serta pemenuhan hak dasar masyarakat
sulit dijamin.Persoalan terhambatnya masyarakat untuk maju lebih karena tidak
ditegakkannya prinsip-prinsip tata kelola yang adil.

 

 

Kata Kunci
Dampak, Tata kelola (governance), Taman Nasional Komodo. Pembangunan, masyarakat lokal.

Abstract


This study aims to explore the various governance issues Komodo
National Park which failed to give effect to the development of local
communities. Sovereign government failed to organize the various interests of
stakeholders and local communities to build economic independence.
Researchers using qualitative deskripsitif.Data collection techniques by
means of interviews, participatory observation, and documentation. The study
lasted for two weeks in the village of Komodo, Komodo, West Manggarai
regency, East Nusa Tenggara. The research instrument was a researcher himself.
Data analysis techniques in this study using inductive data analysis techniques.
The researcher is a research instrument. Triangulation technique chosen as the
validity of data. Analytical techniques used include data reduction, data
presentation, and conclusion
This study shows that the governance of the Park adopted a multistakeholders

system. The main rights holders governance of national park is the
Komdo National Park a UPTD under the Ministry of Forestry. Transportation
service providers, tour guides, souvenir sellers, NGOs and local communities are
stakeholders. Economic independence, well-being, growth and economic equality,
as well as the fulfillment of people’s basic rights can not be guaranteed. The
problem of delays in the community for more advanced because of poor
governance and enforcement of the principles of fair governance and the absence
of government in articulating the interests of local communities. Based
construction material interests must lead to a victory for the strong harvest.

 

Keyword
Governance (governance), Komodo National Park, Local Communities.
Untuk Download silahkan terlebih dahulu

Shared

Calendar
April 2019
ASSRKJS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930

Form Login
User
Password
Security Code
Security Code


Pencarian


Jurnal berlangganan

search.epnet.com http://infotrac.galegroup.com/itweb/ptn066 http://search.proquest.com/



Berita UNY


Twitter @JournalMhsUNY
terjadai kesalahan pada twitter coba beberapa saat lagi Follow Me (@JournalMhsUNY)